Showing posts with label Coretan. Show all posts
Showing posts with label Coretan. Show all posts

Monday, 25 April 2016

Bagaimana mengatasi masalah ini?

Tadi pagi saya buka facebook, setelah saya masukkan email dan password yang keluar bukan halaman utama. tampilannya jadi begini:

Ada yang tahu gak bagaimana cara mengembalikannya seperti semula?

Kalau ada yang tau tolong kasih tahu di kolom komentar. Trimakasih :)

Sunday, 17 April 2016

Ini, Situs yang bisa kamu manfaatkan supaya tulisan kamu dibaca banyak orang.

Bagi mahasiswa, menulis merupakan hal yang sangat penting untuk mengasah kemampuan ilmiah serta sebagai sarana untuk mengulang.

Berikut adalah beberapa situs yang bisa kamu manfaatkan untuk mempublikasikan tulisanmu:

1. Kompasiana (link: www.kompasiana.com)

2. Sudut Hukum (link: suduthukum.com)

3. Blog Detik (link: blog.detik.com)

Kenapa saya menyarankan 3 web tersebut? karena dengan mempostin tulisan disana, tulisanmu akan dibaca oleh banyak orang. SELAMAT MENCOBA....

Dunia bukan tempat menetap

 Dunia bukan tempat menetap

Rasulullah saw memberitahu kita bahwa dunia hanyalah sebuah kenikmatan sementara yang menipu. Beliau memperingatkan kita agar tidak banyak berangan-angan atau menginginkan yang bukan-bukan. Pada suatu hari Umar bin Khatab masuk ke rumah Rasulullah saw, disana ia melihat Rasulullah saw sedang berbaring diatas sebuah tikar, sampai lekukan tikar itu membekas di punggung beliau bantalnya hanya berisi rerumputan dan saat Umar melihat keatap rumah beliau, ia tidak mendapatkan atap apapun selain kain yang sangat usang.

Umar langsung menangis saat melihat keadaan Rasulullah saw yang sedemikian rupa. Kemudian Rasulullah saw bertanya kepada Umar, “Kenapa kau menangis wahai Umar? Umar menjawab : Kisra dan Kisar yang kafir hidupnya sangat enak, dipenuhi dengan kesenangan dunia, tapi engkau adalah utusan Allah yang lebih mulia dari mereka semua dari cara hidupmu sangat sederhana seperti ini hanya tidur di atas tikar? Nabi menjawab : Wahai putera Khatab tidak! Tidak relakah kamu bahwa segala kesenangan dunia itu milik mereka sekarang tapi saat di akhirat kita yang akan menguasainya. Apakah kau masih meragukan hal itu wahai puteria Khattab? Ketahuilah! Mereka itulah orang-orang yang kenikmatannya disegerakan di dunia, tapi di akhirat hanya penderitaan pedihlah yang mereka dapatkan.

Wahai Muhammad, janganlah kamu terpesona oleh kesenangan-keksenangan yang Kami berikan kepada golongan-golongan kafir pencinta dunia. Kesenangan dunia merupakan perhiasan dunia itu Kami jadikan sebagai ujian bagi manusia. Adapun karena Tuhanmu di akhirat kelak jauh lebih baik dan amat kekal (QS. Thaahaa : 20)

Orang-orang kafir jangan beranggapan bahwa kesenangan dunia yang telah kami karuniakan kepada mereka lebih baik bagi mereka. Kesenangan dunia yang telah Kami karuniakan kepada mereka hanyalah men ambah besarnya dosa mereka. Orang-orang kafir akan mendapatkan adzab yang sangat menghinakan mereka di akhirat (QS Ali Imran[3]178)

Hidup, Bagai Main Pasir di Tepi Pantai

Hidup, Bagai Main Pasir di Tepi Pantai

Kehidupan ini hanyalah permainan dan senda gurau, seperti anak kecil yang sedang berlomba membangun rumah-rumahan dari pasir di pantai. Ia membangun rumah-rumahan dari pasir dipantai. Ia membangun dengan serius. Ia hiasi rumah pasir itu dengan seindah-indahnya, tetapi setelah jadi, air pasang menyapunya.

Manusia layaknya anak kecil yang suka dengan barang mainan. Waktunya setiap saat habis untuk bermin-main saja. Setiap hari mereka berlomba membangun bangunan megah tinggi menjulang mencakar langit, juga rumah-rumah mewah, mobil, motor, Hp. Manusia hampir-hampir mengusai semuanya. Tetapi sayang, semua itu hanya permainan yang kemudian hancur di sapu ombak atau disapu angin kencang, lalu hancur. Itulah kehidupan dunia.

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu sampai kamu masuk ke dalam kubur. (QS At-Takatsur1-2)

Tuesday, 29 March 2016

Keuramat ureung Aceh di era modern

Keuramat ureung Aceh di era modernKata keuramat di Aceh bukanlah kata yang asing. Saya sudah terbiasa dengan kata keuramat semenjak Sekolah Dasar.

Saat melihat orang tua yang sedikit pendiam dan sering memakai jibah putih kami akan saling berbisik:
Hai… ureung tuha nyan keuramat geuh…

Arti keuramat yang sebenarnya baru saya tahu saat sudah SMA, dimana sudah mempelajari kitab-kitab arab seperti matan taghrib, bajuri dan I’anah.

Disela-sela pengajian, Teugku sering menceritakan tentang karamah-karamah yang dimiliki oleh ulama-ulama dan para wali.

Banyak sekali kisah-kisah seperti itu. Seperti ketika seorang ulama tidak ada ikan untuk dimakan, ulama tersebut mengambil jala, dan melemparkan jala (geumeujeu) di hadapan rumahnya, saat dia menarik jala tersebut makan akan tersangkut ikan-ikan yang besar.

Diantara sekian banyak cerita, ada satu cerita yang sangat menarik perhatian saya adalah cerita seorang ulama yang sedang belajar di Arab. Disela-sela belajar, saat istirahat mereka saling bercerita tentang makanan khas daerahnya. Ulama di arab bersikukuh mempertahankan bahwa buah kurma lah yang paling enak, dan buah kurma terdapat dalam hadis.

Karena tidak tahu lagi cara mematahkan argument temannya (karena merka belum pernah ke aceh), ulama aceh turun dari balai tempat pengajian, dan mengambil cabeung drien yang ada di depan dayahnya di Aceh. Geugulam geupe ek ateu balee,
Ban geurasa le ureung arab, mameh that boh drien aceh. 

Mengabil batang durian dari Aceh dibawa ke arab dalam jangka waktu 2 menit bukanlah perkara biasa, itu bagian dari karamah yang diberikan oleh Allah kepada orang-orang terpilih.

Menurut sebahagian riwayat, dunia ini sangat sempit bagi mereka. Bepergian kemana pun  bias dengan sekejab mata. Sehingga pada suatu hari, seorang pernah bertanya pada Abu Woyla,
 Abu.. pakon neukuwin aki wate ne’eh?
Abu menjawab: Han jeut lon nyu.. bulut aki lon (ngon ie laot).
Hal seperti ini juga pernah terjadi dalam kisah hidup Abu tanoh Abe, dimana Beliau selalu menjinjing kitab setelah Shalat ashar, ketika ditanya dari mana kitab tersebut beliau menjawab itu kitab dari Arab. Maka tidak heran jiaka pustaka tanoh abe terdapat banyak sekali kitab.

 Keuramat ureung Aceh di era modern

Beda dulu dengan sekarang.  Namun keuramat dalam melampaui batas masih saja terjadi.
Bagaimana tidak, kemaren saja dikejutkan dengan berita seorang syeh besar bersurban mengibarkan bendera bintang bulan di Tanah suci.

Awalnya saya terheran-heran, kok aturan dirancang di Aceh bendera berkibar di arab.
Karena tidak habis pikir, saya update status di facebook:

Meuprang di Aceh merdeka di Arab.

Setalah tidak sanggup berpikir lagi, saya teringat dengan kisah-kisah diatas, ternyata jarak arab dan aceh masih seperti dulu.

Mungkin sang Syeh ingin mengibarkan bendera di depan DPRA, ehhh kesasar ke Arab.
Ya sudahlah,,, dari pada gak dapat apa-apa, umrah gak jadi lebih baik selfie kirim ke Serambi.. hehehehehe

#Brat keuramat neuh

Thursday, 17 March 2016

Serius pada yang gak perlu serius, hek deh..!!!

Saat perjalanan pulang dalam suatu kegiatan, sekitar jam 12 malam. Saya satu mobil dengan mahasiswa lainnya yang jumlah semuanya 8 orang (4 cowok dan 4 cwek).

Karena di Aceh berkaku syariat Islam, maka tempat duduk harus dipisahkan antara ce dengan co. Sya dapat jatah di depan. 4 yg cewek di deretan tengah, dan sisanya di deratan paling belakang.

Kawan yg duduk kursi belakang tertidur semua (maklum jam 12 malam), saya dan pak sopir gak bisa tidur. Sdangkan ditengah belum ada yg tertidur.

Serius pada yang gak perlu serius, hek deh..!!!
Mereka semua (cewek) aktifis dan mereka di fakultas keguruan, sedangkan saya fakultas hukum dan bkan aktifis. Sehingga pembicaraan sering tidak nyambung akhirnya ya saya pura2 tidur saja, heheheh.

Akhirnya, hanya merekalah yang bicara dalam mobil. Diskusinya sangat alot. Sampe jam 3 malam. Wahhh hebat, analisis yang mereka gunakan sangat luar biasa. Belum habis yang ini bicara sudah dibatah olehnyg laen, atau disambung jika dalam keadaan sepakat.

Namun sayangnya objek pembicaraannya adalah maslah film Hitler. Ada yg bilang sudah mati, ada yang bilangbtidak, hitler berhasil lari. Heheheh

Bang sopir sesekali melirik ke saya dengan senyuman kecil, seolah-olah mengisyaratkan: "pu ipegah di mahasiswa"..

____
Minggu lalu saya berkunjung ke salah satu perpus di kampus sekitar Lhoksemawe. Saya duduk di meja yg disediakan untuk prempuan (yg ada tlsan cewek diatasnya). Disamping saya (bangku sebelah) terlihat beberapa cewek yang yang dalam pembicaraan serius.

Topiknya masalah kecelakaan dan hubungan tidak sisetujui. Ujung2nya baru saya tau, mereka sedang siskusi tentang film "anak jalanan" dan film "uttaran", hek deh.....

Sunday, 13 March 2016

Duduk dengan kawan yang baik

Lukmanul Hakim pernah berpesan kepada anaknya:

"Nak, jika kamu melihat ada sekumpulan orang alim yang sedang diduk, maka mampirlah. Karena diaini, kalau ilmu kamu masih rendah kamu bisa belajar pada mereka, dan jka ilmu kamu melebihi yg mereka punya makankamu bisa mengajarkan mereka, dan disini kami tidak akan dihina."

Kemudian Lukmanul hakim melanjutkan:
Dan jika kamu melihat sekumpulan orang yang tidak baik, maka jngn kamu singgah, karena disini ikmu yang kamu miliki tidak berhuna bagi mereka, dan kamu hanya akan menjadi ledekan.
___________
Nongkrong sudah menjadi suatu kebiasaan bagi orang indonesia, khususnya di Aceh. Setiap hari ribuan orang duduk di kafe2, dan kedai kopi. Bermacam permasalahan dibicarakan disini, mulai dari pemilihan presiden hinggai pemilihan kepala desa.

Disini, lama tidaknya waktu nongkrong sangat dipengaruhi oleh lawan bicara (teman). Karena duduk berjam jam akan sangat membosankan jika tidak menemukan teman yang pas.

Nasehat Lukmanul hakim diatas mungkin bisa diterapkan disini, yaitu ketika kita dduk di kedai kopi, carilah orang (kawan) yang alim. Alim adalah orang yang berilmu pengetahuan.

Duduk dengan orang yang berilmu kita dapat berdiskusi, bertujar pikiran atau mendengar nasehat. Jika kita tahu lebih kita bisa menyaipaikan pada mereka, san jika kita kurang pemahaman tentang suatu masalah mereka bisa menerangkannya. Disini kita akan dihormati.

Beda halnya duduk dengan orang yang tidak berilmu. Duduk dalam kelompok mereka hanya berlaku satu rumus:
Kalau tidak mempermalukan orang lain terlebih dahulu, maka kamu akan dipermalukan.

Inilah yang menjadi lndasan utama bhn pembicaraan orang yang tidak berilmu. Saling mengejek. Mreka tidak ada pengetahuan tentang hal lain, jadi saat berkumpul yang menjadi pembicaraan adalah kekurangan lawan.

Jadi, kalau mau duduk lama2, carilah kawan yang berilmu.

Friday, 11 March 2016

Ingin Masuk Surga, Sudah Maksimalkah Usaha Kita?

Jika kita tanya pada semua orang di dunia ini, semua orang ingin hidup senang, baik di dunia maipin di akhirat. Namun apakah usaha-usaha yang sudah kita lakukan sudah maksimal?.

Bagi kita yang beragama Islam, tentu ada 2 macam kesenangan yang kita cari, kebahagian di dunia dan kebahagiaan di akhirat.

Namun pada hakikatnya kebahagian dunia harus menjadi sarana untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki di akhirat kelak. Artinya, kebahagiaan kita yang sebenarnya adalah kebahagiaan di yaumil qiyamah.

Dalam hal ini, apapun yang kita lakukan didunia ini harus menjadi amal atau bekal untuk di akhirat kelak.

Sayangnya, jika kita buat grafik antara usaha untk mencapai kebahagiaan di dunia dan grafik untuk kebahagiaan akhirat, grafik manakah yang lebih banyak?

Mungkin grafik duniawi lebih menanjak ketimbang grafik untuk ukhrawi. Dalam melakukan urusan dunia kita akan melakukan bermacam cara untuk mendapatkannya, jika hal tersebut tidak didapat secara sendirian kita akan ajak teman untuk kerja sama.

Giliran urusan akhirat kita sering menganggap sepele. Seseorang dengan mudah mninggalkan shalat hanya karena alasan sepele, celananya kotor. Dalam hal ini tidak ada usaha sedikitpun supaya dia bisa menunaikan kewajiban tersebut.

Itu hanya contoh kecil saja, sudah maksimalkah usaha kita?

Saturday, 23 January 2016

Alhamdullah, Walau tidak banyak

Google adsense udah menjadi salah satu cara untuk anak muda mendapatkan penghasilan. Saya mengenal Adsense semenjak tahun 2012, namun blog saya tidak pernah di approve oleh google. setelah lama belajar dan update post tiap hari, baru di awal tahun 201 blog sya diterima. semenjak itu saya mulai tertarik. membaca, menulis, dan menshare ke media sosial sudah menjadi kegiatan saya setiap hari (Namun: jarngan terlalu banyak share di medsos).

Saya tidak merasakan bagaimana nikmatnya mengambil dolar lewat kantor pos, karena saat saya diterima, google ads sudah bisa langsung tranfer Bank.




Monday, 28 September 2015

Google Adsense Saja Tidak Cukup, Harus Ada Usaha Yang Nyata

Fakhrul AcehGoogle Adsense Saja Tidak Cukup, Harus Ada Usaha Yang Nyata



Sekarang lagi musimnya bisnis adsense, namun saya harus mencoba membuat sesuatu yang nyata, kenapa? karena menurut saya "kita tidak boleh terlalu bergantung pada adsense". salah satu alasan besar kenapa saya bilang begitu, yaitu: AKUN KITA BISA DI BANNED KAPAN AJA. kalo sudah di banned jadi sakit kepala gak ada penghasilan lainnya... hahahahahah

Oleh sebab itu, bulan lalu saya mencoba bisnis yang nyata,,, mau tahu apa?

Lihat foto di bawah ini:








Google Adsense Saja Tidak Cukup, Harus Ada Usaha Yang Nyata

Saturday, 25 July 2015

Setelah Sebulan Berpuasa Bagaimana?

Dalah Surah Al-baqarah ayat 183 disebutkan:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa."

Dari ayat tersebut terlihat jelas tujuan dari diwajibkan berpuasa. Pada ujung ayat tersebut "agar kita bertaqwa". Setelah sebualan berpuasa sudahkan kita mendapat titel "taqwa"?

Taqwa / takwa dalam bahasa Arab berarti memelihara diri dari siksaan Allah dengan mengikuti segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya; tidak cukup diartikan dengan takut saja. Adapun arti lain dari taqwa adalah:
1. Melaksanakan segala perintah Allah
2. Menjauhkan diri dari segala yang dilarang Allah (haram)
3. Ridha (menerima dan ikhlas) dengan hukum-hukum dan ketentuan Allah

maka dari itu, apakah tiga poin tersebut masih kita lakukan setelah bulan Ramadhan meninggalkan kita? semoga.....

Monday, 9 March 2015

Maulid Nabi jangan sekedar "sie manok'

petama-tama saya harus mengatakan bahwa saya adalah salah satu orang yang sangat setuju tentang perayaan maulid Nabi, bukan karena banyak makanannya tapi karena hal itu sudah difatwakan oleh ulama-ulama, seperti yusuf qaradhawi, Said Ramadhan dan banyak lagi...

Pada dasarnya tidak semua yang baru adalah bidah yang dhalalah.

fakhrul aceh


Meskipun begitu, dalam setiap perayaan maulid nabi janganlah hanya sekedar "makan-makan" dan buat "lucu". Sudah menjadi tradisi di Aceh bahwa saat maulid selalu diadakn kenduri besar-besar,,, saya sangat setuju dan kalau kita lihat dari pandangan sosial inipun sangat baik. akan tetapi jika hanya sekedar itu rasanya kita kehilangan inti daripada maulid itu sendiri.

Pada mulanya maulid diadakan untuk meningkankan semangat kaum muslim setela menjalani perang salib yang sangat lama. meskipun pada saat itu tentara Islam menang namun raja melihat mereka sudah tidak semngat lagi (karena lamanya peperangan). dalam hal ini, sulta Salahuddin Al-ayyubi mengadakan perayaan maulid secara besar-besaran untuk mengenang Rasul sehingga membangkitkan kembali semangat kaum muslimin.

jadi, kalau acara maulid hanya sebatas kenduri apa Istimewanya?

sekali lagi , kenduri itu sangat baik,,, tapi akan sangat lebih baik jika kita kembali merenungkan bagaimana sejarah rasul dalam memperjuangkan agama ini. disamping itu kita juga harus menjadikan beliau sebagai panutan dalam kehidupan sehari-hari, bukankah beliau itu diutus untuk memperbaiki akhlak kita?

Dlam acara dakwah yang diakan (biasanya) pada malam hari sebaiknya juga jangan jadi tempat lawak. pada dasarnya dakwah pada momen peringtan maulid adalah untuk mengenang nabi sehingga tercapai apa yang saya sampaikan diatas itu. buka sebagai tempat lawak lebih-lebih sebagai tempat kampanye. celakanya ada yang menjadikan mimbar sebagai tempat caki-maki
"DPR bui"  ehhhh tau2 nya lusa dia sudah termasuk golongan "bui" (sudah jadi DPR) hahahahah #mati ketawa.

saran saya, penceramahnya harus disotir. jangan pelawak.. bukankah masih banyak Dayah-dayah di Aceh yang masing2 memiliki guru yang berkompetesi dalam hal dunia dakwah... ? saya rasa mereka lebih baik diundang, jngan pelawak...

hal ini penting agar "maulid tak sekedar sie manok"

Setelah 6,5 Tahun, Akhirnya Sarjana Juga

Orang sudah sibuk menjawab pertanyaan kapan kawin? kapan punya anak? sedangkan saya masih sibuk cari-cari alasan untuk pertanyaan kapan wisuda,, hahahha
 sudah enam tahun setengah,,, wahhh lama banget , sangking lamanya sudah mengalahi anak SD,,,
kapan berkembangnya ? SD 6 tahun kulai 7 tahun,,, heheh

akhirnya,,,,






Selalu ada cerita dibalik hambatan,,, hehehehehe

Tuesday, 16 December 2014

Jadilah Blogger yang Percaya diri

"Aku ini siapalah..... ", kalimat seperti ini sering muncul dari hati bahkan ada juga yang keluar dari mulut para blogger pemula. 

saya sering mendengarnya dari orang yang ingin buat blog, mungkin karena efek kata tersebut blog nya belum terisi dampai hari ini. alasannya sederhana: "takut tulisannya jelek dan gak ada yang baca". 

saya teringat akan kata seorang filosof jaman yunani : " you're what you thought"  (kita adalah apa yang kita pikirkar).

jika dari awal kita sudah tidak percaya diri maka sampai kapanpun artikel atau tulisan anda gak kan ada yang baca. bahkan bisa-bisa blog anda akan jadi blog yang kosong selamanya. apakah ke-bukan-siapa-siapaan kita akan hilang begitu saja dengan tidak melakukan sesuatu pun?, ayolah,,, think possitive. 

penulis terkenal pun awalnya bukan siapa-siapa. apakah anda mengenal saya sebelum tulisan ini saya posting?  tentu tidakkan. so let's start with  nawaitu yang baik dan percaya dirilah. 

duduk didepan komputer, ketik beberapa kalimat kemudian post-kan ke blog masing-masing. saya yakin akan ada 10 orang yang akan membaca artikel atau tulisan mu... (kalo mau lebih banyak lagi share ke facebook)

jika langkah pertama sudah menjaring 10 orang... 3 bulan kemudian saya yakin blog anda akan menjadi mesin uang,,, selamat mencoba.


note: jika anda berada di banda Aceh, kami menyediakan jasa buat blog dengan harga yang sangat murah. (klik disini untuk menghubungi kami)